Karena Mitos Takhyul Peri Gigi, Gigi Masuk Telinga

Agen Bola Terpercaya
Taruhan Bola

StarbetZone.com – Karena mitos takhyul peri gigi, gigi masuk telinga, yang namanya mitos kadangkala bisa membuat orang menjadi sengsara bahkan bisa menderita selama bertahun-tahun. Hal ini dialami oleh seorang anak laki-laki yang usianya masih delapan tahun dari Inggris. Menurut kepercayaan yang beredar di negara tersebut jika ada salah satu gigi mereka yang lepas atau tanggal, maka gigi tersebut bisa disimpan di bawah bantal ketika akan berangkat tidur.

Jika ada peri gigi yang datang, maka gigi tersebut akan tumbuh lagi di tempat semula dan tidak akan terlepas lagi. Sepertinya bocah yang tidak disebutkan namanya ini percaya dengan “mitos takhyul” tersebut. Ketika ada salah satu gigi serinya yang terlepas dia tidak segera membuangnya namun menyimpan di bawah bantal kamar tidurnya.

Pada pagi harinya, ternyata gigi tersebut hilang dan tidak ditemukan lagi. Anak kecil itu tentu mengira jika giginya sudah diambil peri gigi dan akan ditumbuhkan lagi dalam gusinya. Sementara orang tuanya sendiri tidak terlalu risau atas hilangnya gigi tersebut. Mereka berpikir jika gigi itu jatuh dan tersapu ketika kamar anaknya dibersihkan.

Waktu terus berjalan dan beberapa hari kemudian anak itu mengalami sakit di bagian hidungnya. Hampir setiap hari hidung tersebut selalu mengeluarkan cairan. Pada saat itu orang tuanya juga menganggap jika anaknya sedang mengalami alergi saja. Maka tidak mengherankan orang tua itu hanya mendiamkannya saja meski kejadian ini terus berlangsung dalam waktu yang cukup lama hingga tiga tahun.

Baru setelah anaknya didiagnosa menderita suatu penyakit yang dinamakan dengan rhinorrhoea, yang sudah terlanjur kronis atau akut, barulan orang tua tersebut melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Maka dokterpun menyarankan agar dilakukan pemeriksaan secara lebih teliti memakai teknologi pengambilan gambar sinar X.

Dari sini diketahui jika sumber penyakit itu bukan berasal dari hidung itu sendiri, melainkan dari bagian tubuh yang lain yaitu telinga. Ketika dilakukan pengambilan ulang gambar sinar X lagi, alangkah terkejutnya dokter dan orang tua si anak. Karena dalam telinga anak tersebut ada benda asing yang ukurannya cukup besar.

Setelah dilakukan operasi pengambilan benda tersebut, rasa terkejut dan kaget mereka semakin bertambah-tambah. Karena ternyata benda asing yang ada di dalam telinga tersebut adalah gigi seri yang lepas tiga tahun lalu ketika anak usia anak itu masih lima tahun. Dari sinilah memori tentang peristiwa tanggalnya gigi anak dan cerita tentang peri gigi muncul kembali.

Dokter menduga ketika gigi tersebut di simpan dalam bantal tanpa tidak sengaja gigi masuk dalam telinga anak dan dia tidak menyadarinya. Selanjutnya gigi tersebut tersimpan terus selama tiga tahun lamanya.