Pembantaian Masal Paling Menyeramkan

Agen Bola Terpercaya
Taruhan Bola

StarbetZone.com – Pembantaian masal paling menyeramkan. Yang namanya pembunuhan apalagi pembantaian tentu akan menciptakan suasana yang sangat seram dan menakutkan. Namun meski manusia tidak pernah menghedakinya, peristiwa ini terus saja berlangsung walau sudah masuk dalam kehidupan yang modern. Berikut ini ada beberapa kasus pembataian masal yang yang dianggap paling menyeramkan sepanjang sejarah.

Yang pertama adalah pembantaian masal yang dilakukan pada suku Midian dan Amalek. Meski ada beberapa perbedaan dalam penafsiran, tapi peristiwa yang terjadi jauh sebelum era Masehi ini tercatat dalam Al-Qur’an, Alkitab dan kitab Perjanjian Lama.

Peristiwa ini memakan korban hingga puluhan ribu nyawa dari segala usia dan jenis kelamin. Dan yang perlu diingat adalah, penduduk dunia ketika peristiwa ini berlangsung hanya berjumlah ratusan ribu jiwa saja. Jadi jika perhitungannya menggunakan perbandingan prosentase, tentu merupakan kejadian yang sangat luar biasa sekali kejamnya.

Pembantaian masal yang kedua terjadi pada masa modern setelah perang dunia kedua berakhir. Yang lebih mengerikan lagi, diperkirakan hingga saat ini pembantaian yang terjadi di negara Korea Utara ini masih terus berlangsung dan dunia internasional belum berhasil melakukan aksi yang nyata untuk menghentikan kejadian ini.

Peristiwa ini sendiri dimulai ketika “Kim Il Sung” yang mengangkat dirinya menjadi Pemimpin Besar menciptakan suatu sistem pemerintahan yang sangat otoriter dan tidak pernah memikirkan kesejahteraan rakyatnya sama sekali. Hal ini mengakibatkan banyak penduduk Korea Utara yang harus menemui ajalnya karena panen yang gagal dan kelaparan.

Meski pada era Perang Dunia kedua banyak tentara Jerman yang bertindak sangat kejam, namun ketika perang ini berakhir, banyak warga negara tersebut yang menjadi korban dari pembantaian masal. Jumlah korban yang tewas dalam pembantaian yang juga dikatakan sebagai genosida ini  adalah sekitar empatbelas juta jiwa dan menjadi kasus pembantai paling menyeramkan nomor tiga.

Ketika perang sudah berakhir, warga Jerman yang tinggal di Eropa Tengah dan Timur diusir dari wilayah tersebut. Selama dalam perjalanan untuk mencari tempat pengungsian, kebanyakan dari mereka mendapat serangan penyakit dan kelaparan lalu meninggal di tengah jalan.

Pembantaian paling menyeramkan keempat juga terjadi tidak lama setelah perang di tahun 1945 tersebut usai. Pada tahun 1947, di India terjadi perpecahan dalam sistem pemerintahan mereka. Perpecahan ini terjadi diantara penganut Islam, Sikh dan Hindu.

Peristiwa yang membuat India terpecah jadi tiga negara yaitu India, Pakistan dan Bangladesh itu menimbulkan efek lain yaitu pembantaian masal yang sangat besar. Jumlah korban yang tewas diperkirakan hingga mencapai ratusan ribu orang dan kebanyakan adalah kaum Muslim.