Tingkah Laku Aneh, Suka Mencabut Bulu Mata

Agen Bola Terpercaya
Taruhan Bola

Perasaan tertekan atau sering disebut juga stress memang sering menimbulkan masalah lain yang bentuknya bermacam-macam macam terutama sekali yang berkaitan dengan kondisi kejiwaan. Tapi yang dialami oleh seorang wanita dari Inggris ini benar-benar diluar kebiasaan orang lain.

Ketika sedang punya masalah besar atau merasa kebingunan, Joanne nama perempuan tersebut secara tidak sadar akan selalu mencabut bulu matanya sendiri dengan tangannya. Jika orang lain akan selalu memegang kepalanya saat tertekan jiwanya, namun Joanne lebih memilih memegang bulu matanya. Secara reflek kemudian jari jemarinya terus bergerak serta mencabut bulu-bulu yang ada di sekitarnya.

Kebiasaan unik dan aneh ini tentu saja membuat mata Joane tidak punya bulu atau rambut lagi. Padahal nilai kecantikan seseorang terutama bagi kaum wanita salah satunya terletak pada bulu mata tersebut. Jika bulu itu menjadi botak, wajahnya tentu tidak akan terlihat sempurna.

Bukan itu saja, bulu mata juga punya fungsi yang sangat vital yaitu untuk menahan debu maupun kotoran lain sehingga tidak bisa masuk ke dalam bola mata. Sebab jika hal ini sering terjadi bisa membuat mata menjadi sakit dan menimbulkan masalah kesehatan lainnya.

Sebagaimana yang dilaporkan Huffingtonpost, kelainan yang dialami oleh Joanne ini sudah lama berlangsung. Dia mulai suka mencabut bulu matanya sejak usianya masih 15 tahun. Dalam dunia kedokteran, apa yang terjadi pada Joanne ini dinamakan dengan sebutan trikotilomania. Artinya adalah suatu kelainan atau gangguan jiwa yang membuat penderitanya selalu mencabut rambut atau bulu yang ada di tubuhnya secara tidak sadar.

Kelainan tersebut pada umumnya terjadi ketika seseorang telah menginjak usia remaja atau saat masuk masa pubertas. Dan penderitanya kebanyakan adalah kaum perempuan. Hingga sekarang belum ada penjelasan apa yang menjadi penyebab utama dari munculnya kelainan ini. hanya saja menurut hasil sebuah penelitian, di Inggris sendiri ada kurang lebih 248 ribu orang yang pernah atau sedang menghadapi masalah seperti yang dialami oleh Joanne. Namun yang dicabut tidak selalu bulu mata saja.

Sementara itu Joanne sendiri menyatakan dirinya tidak tahu kenapa dia suka mencabut bulu mata miliknya ketika sedang berpikir serius atau dilanda stress. Meski demikian dia merasa beruntung karena beberapa waktu yang lalu telah ada seorang dokter yang berhasil membantu dirinya untuk membuat implant rambut yang ditanamkan di kelopak matanya, sehinga bulu mata yang botak itu bisa diberi rambut lagi dengan bentuk yang lebih indah dan menarik.